Selasa, 22 April 2014

Kenapa Manusia Harus Ibadah?

0 komentar
QS Adz Dzaariyaat : 56
" Dan Aku tidak menciptakan jin dan Manusia melainkan supaya mereka mengabdi kepada-Ku"

         Ketika ayat ini turun para sahabat Nabi Saw mensikapi dengan perasaan yang semakin bergairah dalam menjalankan misi dakwahnya. Tidak ada satu aktifitaspun yang tidak bernilai ibadah jika diniatkan melakukanya karena Allah SWT. Jika suatu aktifitas tidak diniatkan lilahi ta'ala maka ibadah tersebut tidak ada nilainya di sisi Allah SWT. Hal tersebut yang tertanam dalam hati para sahabat, karena para sahabat yakin bahwa tujuan Allah SWT menciptakan manusia hanya untuk mengabdi kepada-Nya.
             Jika kita merenungkan maksud dari mengapa Allah SWT menyuruh kita dalam menjalani hidup ini hanya untuk beribadah kepada-Nya? Jika kita sebagai manusia sadar dan tahu diri kenapa kita berada didunia ini maka ayat diatas adalah suatu yang masuk akal bagi kita. dalam proses penciptaan manusia dari mulai di alam rahim yang terdapat dalam QS Al-Mu'minun : 12-14 terlihat sangat jelas bahwa semua adalah milik Allah SWT.
             Jika kita sebagai manusia menyadari penuh mengapa kita diciptakan ke dunia maka kita akan selalu senantiasa melakukan kegiatan didunia ini dengan niat untuk beribadah kepada Allah SWT, sebagaimana janji yang selalu kita ucapkan setiap shalat

 "Katakanlah (Muhammad), " Sesunggunya Shalatku, Ibadahku, Hidupku, dan Matiku, hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam.".


Rabu, 09 April 2014

Beramal jadi orang tua asuh

0 komentar
Asalamualllaikkum..
 Buat para sahabat muslim kali ini Saya mau berbagi info bagi yang mau menjadi orangtua asuh,
yah sebagai tabungan kita di akhirat

Langsung saja belum lama ini Saya mendapat brosur dari yayasan yang bernama Sentuhan Qolbu yang terletak di daerah Bekasi, bagi para sahabat muslim yang tergerak hatinya untuk beramal atau ingin tau terlebih dahulu informasi jelasnya silakan berkunjung ke sini, disini Saya hanya memberi informasinya bagi yang berminat silakan hubungi yayasan tsb.

Berikut ini saya berikan contoh brosurnya

Silakan dilihat terlebih dahulu yah

Saya memberi info sedikit tentang program yayasan tsb
program-programnya adalah sbb :
  1. Program orangtua asuh : program ini didedikasikan untuk membantu pendidikan santri yatim dan dhu'afa agar mampu melanjutkan pendidikan yang lebih tingggi lagi.
  2. Program sahabat yatim : merupakan progam sosial untuk memberikan santunan bagi santri binaan yatim dan dhu'afa setiap pekan
  3. Program yatim juara : program pemberian beasiswa bagi yatim dan dhu'afa yang berprestasi
  4. Program m-zis (manajemen zakat, infaq, shodaqoh) : program yang berperan sebagai fasilisator untuk menjembatani para anigya dan para dhu'afa.
  5. Program qurban multi manfaat : program penyaluran hewan qurban
  6. Program wakaf Qur'an : merupakan program tebar Al-Qur'an kedesa-desa pinggiran yang rawan akidah
  7. Program wakaf tunai : program untuk pembebasan lahan & bangunan yang akan dijadikan asrama yatim dan smart school yang beralamat di Jl Bintara 17 No63 Rt013 Rw02 Kel. Bintara Jaya Kec. Bekasi Barat Kota Bekasi
  8. Program peduli bencana : merupakan program sosial penanggulangan panca korban bencana alam.
  9. Program K3 (komunitas kampung kreatif) : merupakan program pemberdayaan masyarakat desa yang tertinggal, terisolasi, dan memiliki problematika sosial serta pendidikan. 
Nah itu program dari yayasan Sentuhan Qolbu

Sekian info dari saya mudah-mudahan bermanfaat
trimakasih
Asalamuallaikum..

Minggu, 30 Maret 2014

Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari

0 komentar
Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari

Asallamualaikum..
untuk sahabat muslim saya akan berbagi info tentang Asmaul Husna dalam kehidupan sehari-hari setelah saya mendengar khotbah jum'at beberapa waktu lalu saya mendapatkan ide untuk berbagi info dari bahasan khotbah jum'at yang saya dengarkan langsung saja yahh pada intinya yang telah saya rangkum dalam postingan kali ini.
http://quran.com/20/1-8
Artinya : Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Dia mempunyai Al Asmaaul Husna (nama-nama yang baik),

Dalam Qs Taha ayat 8 memberi petunjuk kepada kita semua tentang nama-nama Allah SWT yang bertujuan supaya manusia dalam menjalankan aktifitas kehidupan sehari-harinya selalu mengacu pada sifat-sifat tsb,
Berikut ini adalah Asmaul Husna beserta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari
  1. Ar Rohman = Insan yang bersikap mengasihi
  2. Ar Rohiim   = Insan yang bersikap menyayangi
  3. Al Maalik    = Insan yang yang mampu menguasai diri
  4. Al Quddus  = Insan yang suci dalam pikiran dan perbuatan 
  5. As Salam    = Insan yang hidup sejatera
  6. Al Mu'min  = Insan yang selalu dipercaya
  7. Al Muhaimin = Insan yang selalu mampu mengawasi dan memelihara
  8. Al 'Aziiz     = Insan yang terhormat
  9. Al Jabbar   = Insan yang selalu peerkasa dan memiliki keperkasaan
  10. Al Mutakabbir =  Insan yang memiliki kesabaran
  11. Al Khoolid  = Insan yang selalu berkreasi
  12. Al Baari  = Insan yang selalu merencanakan masa depan
  13. Al Mushowwir  = Insan yang mendesain
  14. Al Ghoffar  = Insan yang selalu mengampuni
  15. Al Qohhar  = Insan yang memiliki kekuatan untuk menopang kebaikan
  16. Al Wahhaab = Insan yang selalu memberi
  17. Ar Rozzaq   = Insan yang selalu berbagi rezeki
  18. Al Fattaah   = Insan yang selalu membuka hati orang lain
  19. Al Aliim      = Insan yang selalu belajar dan berilmu
  20. Al Qoobild = Insan yang selalu mengendalikan
  21. Al Baasith  = Insan yang selalu melapangkan jalan orang lain
  22. Al Khoofidi = Insan yang merendahkan orang yang dzalim demi kebaikan
  23. Ar Roofi    = Insan yang selalu meninggikan orang lain demi keadilan
  24.  Al Mu'izz  = Insan yang selalu dihormati
  25. Al Mudzill  = Insan yang mencegah dan merandahkan orang-orang jahat demi keadilan
  26. As Saami'  = Insan yang selalu mendengar dan memahami orang lain (empati)
  27. Al Bashir  = Insan yang selalu melihat dan memperhatikan orang lain
  28. Al Hakam = Insan yang mengendalikan dan melakukan kontrol
  29. Al 'Adl     = Insan yang selalu bersikap adil
  30. Al Lathiif  = Insan yang bersikap halus kepada orang lain dan merasakan perasaan orang lain
  31. Al Khoobir = Insan yang selalu berhati-hati
  32. Al Haliim   = Insan yang selalu penyantun dan lembut
  33. Al 'Adhiim = Insan yang bersifat agung
  34. Al Ghofuur = Insan yang selalu pemaaf (watak)
  35. Asy Syakuur = Insan yang selalu berterimakasih pada orang lain
  36. Al 'Aliyy     = Insan yang menjadi yang tertinggi (sifat)
  37. Al Kabiir   = Insan yang memiliki kesabaran
  38. Al Hafiidh  = Insan yang selalu menjaga dan memelihara
  39. Al Muqiit   = Insan yang memperhatikan dan merasakan pengaduan orang lain
  40. Al Hasiib   = Insan yangselalu teliti
  41. Al Jaliil      = Insan yang memiliki pribadi yang luhur
  42. Al Kariim  = Insan yang selalu dermawan
  43. Ar Roqiib  = Insan yang selalu mengawasi
  44. Al Mujiib  = Insan yang selallu memperhatikan keinginan orang lain
  45. Al Waasi'  = Insan yang memiliki wawasan yang bagus
  46. Al Hakiim  = Insan yang selalu bijaksana (sifat)
  47. Al Waduud = Insan yang selalu simpatik
  48. Al Majiid  = Insan yang selalu bersifat baik pada orang lain
  49. Al Baa'its  = Insan yang selalu bersifat membangkitkan semangat orang lain
  50. Asy Syahiid = Insan yang selalu menyaksikan diri sendiri
  51. Al Haqq  = Insan yangselalu membela yang benar
  52. Al Wakiil = Insan yang selalu bisa dipercaya
  53. Al Qowiyy = Insan yang memiliki kekuatan dan semangat yang tinggi
  54. Al Matiin = Insan yang selalu teguh dan kokoh
  55. Al Waliyy = Insan yang selalu melindungi
  56. Al Hamid = Insan yang selalu bersikap terpuji
  57. Al Muhshiy = Insan yang selalu memperhatikan semua faktor dan sektor
  58. Al Mubdi'  = Insan yang memuulai terlebih dahulu dalam berkreasi
  59. Al Mu'iid  = Insan yang selalu mengembalikan sesuatu ke posisi semula demi kebaikan
  60. Al Muhyi  = Insan yang selalu menghidupkkan semangat orang lain
  61. Al Mummit = Insan yang selalu mematikan pikiran jahat orang lain
  62. Al Hayy     = Insan yang sering memberi  kehidupan pada orang lain
  63. Al Qoyyuum = Insan yang bersikap mandiri
  64. Al Waajid   = Insan yang selalu memirkan sesuatu yang baru (inovasi)
  65. Al Maajid  = Insan yang bersikap mulia
  66. Al Wahiid  = Insan yang menjadi orang no 1 dilingkungan
  67. Al Ahad   = Insan yang menyatukan berbagai hal dalam kesatuan
  68. Ash Shomad = Insan yang selalu dibutuhkan orang lain
  69. Al Qodir  = Insan yang memiliki kemampuan yang memadai
  70. Al Muqtadir  = Insan yang selalu membina orang lain agar memiliki kemampuan
  71. Al Muqoddim = Insan yang mendahulukan sesuatu demi keadilan
  72. Al Mu'akhkhir = Insan yang mengakhiri dan menghentikan sesuatu demi keadilan
  73. Al Awwal   = Insan yang selalu menjadi yang pertama (inventer)
  74. Al Aakhir   = Insan yang selalu menjadi yang terakhir (orang penutup)
  75. Adh Dhohir = Insan yang selalu memilikii intregitas yang jujur
  76. Al Bathin  = Insan yang selalu memperhatikan kondisi batiniah diri sendiri dan orang lain
  77. Al Waaliy  = Insan yang bersikap mendidik orang lain
  78. Al Muta'aaliy  = Insan yang memiliki ketinggian pribadi
  79. Al Barr    = Insan yang selalu jauh dari keburukan
  80. Al Tawwaab  = Insan yang selalu mau menerima kesalahaan orang lain
  81. Al Muntaqim = Insan yang mengancam dan memperingatkan oranh yang dzalim demmi menjaga kebaikan
  82. Al 'Afuww = Insan yang pemaaf
  83. Ar Ro'uff   = Insan yang pengasih kepada yang memderita
  84. Maalikul Mulk = Insan yang selalu berhasil disegala bidang
  85. Dzul Jalaaf Wal Ikroom = Insan yang bersikap terhormat
  86. Al Muqsith = Insan yang adil dalam menghukum
  87. Al Jaami'  = Insan yang selalu berkolaborasi dan bersatu
  88. Al Ghoniyy = Insan yang kaya lahir dan batin
  89. Al mughniy = Insan yang memajukan orang lain
  90. Al Maani  = Insan yang selalu mencegah sesuatu yang buruk
  91. Adh Dhaar = Insan yang Sering menghukum demi keadilan
  92. An Naafi' = Insan yang selalu memberikan penghargaan demi keadilaan
  93. An Nuur  = Insan yang selalu berilmu dan mulia
  94. Al Haadii  = Insan yang selalu menjadi orang yang suka membimbing
  95. Al Badii'  = Insan yang selalu indah rapi dan bersih
  96. Al Baaqi = Insan yang selalu memelihara
  97. Al Waarits  = Insan yang mewarisi dan mendelegasikan
  98. Ar Rosyiid = Insan yang pandai dan cerdas
  99. Ash Shobuur  = Insan yang penyabar dan tidak tergesa-gesa
Nah mungkin dari sifat-sifat Allah diatas ada beberapa sahabat-sahabat muslim sudah ada yang mengamalkan, Amin..
Semoga kita semua menjadi orang-orang yang dapat mengamalkan sifat-sifat Allah yang tersebut diatas dan kita senangtiasa selalu diberikan barokah, rahmat, dalam mencari arti dan makna dari hidup dan kehidupan ini, mohon maaf apabila ada kesalahan dalam postingan ini saya hanya bermaksud berbagi info untuk para sahabat muslim, semoga bermanfaat
Assalamualaikum..

Senin, 18 Maret 2013

Untang Piutang dalam Islam

0 komentar
         Pada jaman sekarang ini siapa orang yang tidak menpunyai utang?? Setiap orang mulai dari karyawan, pengusaha kecil maupun besar hampir pasti pernah berhutang. Di jaman sekarang adalah hal yang lazim kalau memiliki hutang, karena banyak transaksi usaha saat ini yang menerapkan sistem hutang dengan cara pembayaraan dapat di angsur atau di cicil. Demikian pula negara yang ada di dunia ini hampir semua memiliki hutang, pada data akhir tahun 2012 bahwa negara-negara yang tergolong maju dan moderen seperti Amerika dan Jepang menempati peringkat teratas dalam hal utang sedangkan hutang Indonesia pun mencapai hampir 2000 triliun.
         Dalam ajaran islam masalah hutang piutang termasuk muamalah yang dibolehkan tetapi diharuskan untuk hati2 dalm menerapkanya, karena hutang bisa membawa kita ke dalam kebaikan jika orang-orang yang berurusan berlaku adil dan juga sebaliknya, dalam syariat Islam hutang dibagi menjadi dua bagian yaitu:
  1. Hutang pinjaman/sosial (Qardh) adalah memotong harta yang diserahkan kepada orang yang berhutang, karena merupakan potongan harta dari orang yang memberi hutang. arti secara terminologis (istilah syar'i) makna Al-Qardh adalah menyerahkan harta (uang) sebagai bentuk kasih sayang kepada siapa saja yang akan memanfaatkannya dan dia akan mengembalikannya (pada suatu saat nanti) sesuai dengan padananya. Dlaih-dalih yang menunjukan disyariatkan hutang piutang sebagai berikut "Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan dijalan Allah), maka Allah akan melipatgandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya-lah kamu dikembalikan." (QS. Al-Baqarah:245). Rasulullah bersabda "Setiap muslim yang memberi pinjaman kepada sesamanya dua kali, maka dia itu seperti oran yang bersedekah dua kali." Hadist ini di hasankan oleh Al-Albani di dalam irwa' Al-Ghalil Fi Takhrrij manar  As-Sabil no. 1389).) (HR Ibnu Majah II/812 no. 2430, dari Ibnu Mas'ud. Karena ini bersifat sosial maka pemberi pinjaman tidak diperkenankan mengambil keuntungan dari harta yang dipinjamkannya karena hal itu termaksud kedalam riba.
  2. Hutang komersial (Dayn) adalah hutang yang terjadi antara kesepakatan peminjam dan pemberi hurtang dalam urusan perniagaan atau usaha, dalam hal ini makna pemberi pinjaman (shohibul maal) diperbolehkan mengambil manfaat sesuai kesepakatan kedua belah pihak, karena peminjam pun menggunakan usahanya untuk usaha atau menghasilkan manfaat.
namun demikian secara umum baik Qardh ataupun Dayn peminjam berkewajiban tetap sama yaitu mengembalikan pinjaman ketika sudah ada kemampuan dalam hadist lain rasulullah mengatakan bahwa barang siapa saja yang sudah mampu tetapi menunda-nunda pembayarannya maka dia termaksud orang-orang Dzalim.

Kamis, 07 Maret 2013

Sosial media menurut pandangan islam

2 komentar
Di jaman sekarang ini sudah tidak bisa di pungkiri lagi bahwa hampir setiap orang dari mulai remaja, anak-anak, sampai kalangan orang tua sudah pasti mengenal yang namanya media sosial seperti facebook, twitter, YM dan masih banyak lagi yang lainnya, media sosial sangatlah baik dan banyak memberikan dampak positif bagi kehidupan manusia akan tetapi juga dapat berdampak negatif jika pengguaannya terlalu berlebihan.

bagi teman-teman muslim hendaknya dapat memfilter dan memilih-milih jangan sampai penggunaan media sosial menjerumuskan kita.
disini terlebih dahulu saya akan mencoba memberikan dampak positif dari media sosial itu sendiri
  1. media sosial dapat menyambung talli silahturahmi dengan kerabat, saudara, ataupun teman-teman yang lama yang sudah tidak bertemu, Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Rahmat itu tidak diturunkan kepada kaum yang di dalamnya ada seorang pemutus keluarga.”(HR. Bukhari) . dari sabda Rasulullah tersebut jelas bahwa islam sangat membenci oran yang memutuskan tali silahturahmi dan dianjurkan untuk menjalin tali silahturahmi dengan banyak orang.
  2. hal positif lainnya adalah dengan memanfaatkan media sosial kita dapat melakukan kegiatan bisnis tentunya yang sesuai dengan hukum-hukum islam.
  3. media sosial juga kita dapat memanfaatkan sebagai jalan dakwah atau menyampaikan ajaran islam.
  4. dengan media sosial juga kita dapat mencari jodoh yang sesuai dengan keingingnan kita dan tentunya insya Allah sesuai pula dengan agama kita.
  5. kita dapat memperoleh banyak informasi yang berguna yang kita butuhkan, dan masih banyak lagi kelebihan lainnya.
nah dari sekian kelebihan tersebut jika kita tidak pandai menyikapinya terdapat pula dampak positifnya antara lain adalah 
  1. berawal dari media sosial sering terjadi tindak kejahatan seperti penipuan. pembunuhan, pemerkosaan, penculikan dan lain-lain.
  2. dengan seringnya kita menngunakan media sosial dapat membuat kita jadi malas bersilahturahmi melalui dunia nyata yang tentunya lebih banyak membawa manfaat.
  3. media sosial dapat pula mengakibatkan kita lupa beribadah karena terlalu asik.
dari kelebihan dan kekurangan diatas saya menarik kesimpulan bahwa kita harus menanamkan dalam diri kita bahwa islam itu bukanlah agama yang ketinggalan jaman akan tetapi islam juga tidak terlalu mengikuti perkembangan jaman oleh karena itu kita harus pandai-pandai memilih cara dalam pergaulan sosial jangan sampai kita di kuasai oleh dunia tapi kitalah yang harus menguasai dunia agar kita dapat mengontrol semua tidakan kita dengan membentengi diri menggunakan hukum-hukum islam yang sesuai dengan Al-Quran dan Hadist.

Mudah-mudahan artikel ini bermanfaat untuk banyak orang dan sahabat muslim dimanapun berada, jika ada kesalahan saya mohon maaf karena disini saya hanya berbagi tips menurut pandangan saya
Assalamualaiku.. 

Senin, 04 Maret 2013

masjidil haram

0 komentar
Masjidil Haram
Masjidil Haram adalah tempat suci yang digunakan untuk menjalankan ibadah umat muslim, Masjidil haram terambil dari akar kata “masjid” dan “haram”. Al-Masjid adalah ketaatan atau suatu aturan yang harus ditegakkan yang terangkum didalamnya aturan-aturan. Al-masjid ini bisa saja masjidillah yaitu ketaatan yang bersumber dari Allah, lillah yang merujuk kepada kepada Allah, ataupun masjid-masjid yang didirikan atas kekafiran dan kemusriykan. Masjid yang didirikan atas kekafiran juga merupakan suatu bentuk syariat yang dibuat untuk penyembahan kepada berhala, maupun syariat-syariat yang dibuat-buat oleh pemuka-pemuka agama kemudian mengatakan bahwa ini dari Allah. 
Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu.(QS 9:9) Jika kita tunduk kepada suatu aturan, maka ia dikatakan “ TAAT” , kemudian apabila tunduk kepada suatu larangan, maka ia akan dikatakan “TAAT LARANGAN” Al-Masjid adalah ketaatan, dimana kata ini terdapat didalam al-quran yang merupakan petunjuk kepada jalan kebenaran, maka masjid yang terdapat didalam al-quran adalah taat kepada apa-apa yang dituliskan didalam al-quran itu sendiri. Meskipun al-quran disalah satu ayatnya mengatakan tentang masjid yang didirikan oleh mereka yang kafir adalah masjid atau ketaatan yang bertentangan dengan dengan Al-quran. Tetapi masjid tersebut diikuti penjelasan yang jelas mengenainya, kemudian melarang orang-orang yang beriman untuk memasukinya atau mentaatinya. Dan itu juga merupakan salah satu ketaatan yang harus dipatuhi. Namun secara umum perkataan Al-masjid tanpa diikuti keterangan khusus, maka ia adalah masjidlillah yaitu ketaatan kepada Allah. Masjid adalah ketaatan kepada Allah, sedangkan haram adalah larangan, maka masjidil haram akan bermakna ketaatan kepada larangan, atau batas-batas larangan yang diperintahkan. Pengertian masjidil haram sudahlah mapan dikalangan muslimin yaitu sebuah masjid suci yang terdapat di Mekkah kemudian menjadi kiblat umat islam dalam melaksanakan sembahyang. Pengambilan nama dari satu ayat al-quran kemudian dijadikan penamaan suatu tempat atau bangunan tanpa pertimbangan akan dapat membawa kata-kata lainnya juga dapat dijadikan hal yang serupa. Ini menjadikan batas-batas informasi yang dibawa al-quran itu sendiri menjadi lemah. Masjidl haram bukanlah bangunan fisik, kemudian teridikasi kata tersebut menjadi metafor sebagaimana masjid. Sesungguhnya makna dasar dan awal kata tersebut bukanlah penamaan benda fisik. Dikarenakan pemahaman yang sudah terbentuk didalam diri kita semenjak kita mengetahui islam (semenjak kita lahir) adalah sebuah bangunan fisik maka ketika kata itu kita kembalikan kemakna asalnya seolah-olah kata tersebut menjadi makna metafor atau makna tersirat. Masjidil haram adalah ketaatan kepada larangan2 Allah.